Sunscreen Untuk Kulit Sensitif
Skincare

Sunscreen Untuk Kulit Sensitif

Memilih sunscreen untuk kulit sensitif perlu perhatian khusus. Sebagaimana kita ketahui, kulit sensitif rentan muncul iritasi atau reaksi alergi akibat pemakaian skincare yang tidak cocok. Di sisi lain kulit sensitif sangat memerlukan sunscreen karena rentan pula terhadap paparan sinar matahari. Disini pentingnya pengetahuan mengenai jenis dan bahan yang terkandung dalam produk sunscreen.

Secara garis besar sunscreen dapat dibagi menjadi dua jenis. Pertama physical sunscreen sementara jenis kedua disebut chemical sunscreen. Physical sunscreen bekerja melindungi kulit kita dengan cara membentuk lapisan di permukaan kulit dan memantulkan sinar ultraviolet. Sementara chemical sunscreen meresap ke dalam kulit, menyerap sinar ultraviolet dan mengubahnya jadi energi panas.

Bagaimana mengetahui produk sunscreen tertentu tergolong jenis physical atau chemical sunscreen? Ana bisa melihat dari kandungan bahan aktif di dalamnya. Titanium dioksida dan Zinc Oxida adalah jenis physical sunscreen. Sementara bahan lain seperti Aminobenzoic acid, Avobenzone, Cinoxate, Dioxybenzone serta berbagai kandungan lainnya adalah type chemical sunscreen.

Sunscreen lokal yang mutunya baik cukup mudah kita peroleh. Sunscreen terbaik untuk setiap jenis kulit biasanya berbeda, karena zat yang cocok untuk satu jenis kulit bisa jadi masalah untuk jenis kulit lainnya. Tak jarang sekalipun jenis kulitnya sama, suatu produk sunscreen memberikan hasil yang tidak sama bagi masing-masing orang. Memilih skincare yang cocok, bisa jadi merupakan perjalanan yang panjang dan melelahkan.

Sunscreen untuk kulit sensitif dianjurkan dari jenis physical sunscreen. Karena physical sunscreen tidak banyak terserap oleh kulit sehingga resiko terjadi reaksi alergi pada kulit juga kecil. Titanium dioksida menurut penelitian adalah jenis sunscreen yang jarang menimbulkan reaksi alergi. Sebaliknya hindari produk sunscreen yang mengandung PABA (Para Amino Benzoic Acid) dan Benzophenones karena dapat menimbulkan reaksi kemerahan, rasa ternakar atau seperti tersengat, gatal, dan bengkak pada kulit yang sensitif.

Sunscreen Untuk Kulit Sensitif
Sunscreen Untuk Kulit Sensitif

Ingat dalam sinar matahari ada dua jenis sinar ultraviolet yang dapak berdampak buruk pada kulit kita yaitu UV A dan UV B. Jadi sunscreen yang kita gunakan harus memiliki perlindungan terhadap kedua jenis sinar Ultraviolet tersebut. Carilah label broad spectrum yang artinya produk tersebut melindungi kita dari efek buruk sinar UV A dan UV B.

Lalu bagaimana dengan keterangan SPF? SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UV B yang menggelapkan kulit atau membuat kulit menjadi merah. Seberapa jauh perlindungan SPF ditunjukkan dengan angka. Makin tinggi angkanya makin lama kulit kita terlindungi dari UV B. Namun sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang agar proteksinya optimal, sepanjang intensitas matahari masih dapat berefek buruk pada kulit kita.

Jadi selain SPF kita juga harus mengetahui apakah sunscreen tersebut juga memberikan perlindungan terhadap sinar UV A yang memicu aging process dan meningkatkan resiko tubuh terhadap kanker kulit. PA (Protection Grade of UVA) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UV A. Kekuatan perlindungannya dinyatakan dalam +,++, dan +++. Makin banyak tanda + makin baik pula perlindungannya.

Untuk kulit sensitif, para ahli rata-rata menyarankan untuk menggunakan sunscreen dengan dengan SPF minimal 30 dan PA ++. Bila mungkin hindari paparan langsung sinar matahari pada pukul 10.00-14.00. Bila anda terpaksa harus beraktifitas di luar ruangan dalam rentang waktu tersebut, berikan perlindungan ekstra seperti topi yang lebar atau kacamata lebar. Merawat kulit sensitif memang perlu ektra hati-hati, termasuk saat memilih sunscreen untuk kulit sensitif.

Kunjungi pula artikel bermanfaat lainnya tentang sunscreen bagus di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *