Skincare Tips - Mitos Seputar Purging
Skincare

Skincare Tips – Mitos Seputar Purging

Skincare tips tentang bagaimana mengatasi keluhan purging pada pemakaian skincare baru cukup banyak dibicarakan. Anda mungkin telah mendapat informasi bahwa saat mencoba skincare yang baru bisa saja terjadi reaksi yang tidak diharapkan. Menggunakan skincare baru tentunya kita mengharapkan penampilan wajah akan makin sehat dan cantik. Nah, anda pasti gusar khan bila yang didapat justru wajah kusam, kemerahan, atau jerawat yang bermunculan?

Di saat galau seperti ini, informasi yang didapat justru simpang siur dan membingungkan. Seorang kawan menyuruh stop skincare, kulit wajahmu ga cocok pakai skincare itu. Namun yang lain bilang tunggu dulu, kulitmu masih adaptasi nanti 2-4 minggu akan reda karena itu namanya purging. Ada juga yang bilang, itu pertanda bagus karena skincare yang berkhasiat tinggi pasti bereaksi untuk mendetoks kulit, pakai terus dan jangan dihentikan sampai nanti keluhannya reda.

Agar dapat mengambil langkah yang tepat anda harus memiliki pengetahuan yang tepat mengenai purging. Jika anda mencoba produk yang berbeda dengan skincare routine yang biasa anda gunakan, memang ada resiko terjadi purging. Istilah purging mengacu pada fase dimana terjadi proses adaptasi kulit terhadap komponen dalam produk skincare. Rentang waktu purging rata-rata 2-4 minggu. Sebagian wanita mengalaminya selama 8 minggu. Acuan waktu maksimal untuk mentoleransi purging adalah sekitar 8 minggu atau 2 kali fase pergantian sel kulit yang normal.

Dalam dunia skincare juga banyak mitos yang gentayangan lho. Mitos disini adalah hal yang tidak benar atau mungkin kurang tepat dalam menjelaskan masalah purging. Namun repotnya mitos seringkali dipercaya sebagai hal yang benar oleh banyak orang sehingga bila disampaikan pada kita tak jarang kita juga ikut mempercayainya. Kembali ke masalah purging mari kita ulas keterangan dari para ahli agar kita tak salah informasi.

Skincare Tips - Mitos Seputar Purging
Skincare Tips – Mitos Seputar Purging

Mitos yang pertama adalah purging dapat kita alami pada semua jenis produk skincare. Hal ini ternyata tidak benar. Proses purging dapat kita alami bila memakai skincare dengan bahan aktif yang dapat merangsang atau mempercepat regenerasi sel kulit yaitu AHA, BHA, vitamin C, scrub, peeling, atau retinoid. Skincare tips terkait purging segera check skincare yang baru anda coba bila ternyata bahan yang disebut di atas ada dalam daftar kandungannya, bisa jadi anda sedang mengalami purging.

Mitos kedua, purging harus terjadi karena jika tidak skincare baru anda kurang berkhasiat. Kualitas skincare tidak tergantung ada atau tidaknya purging. Walau purging adalah sesuatu yang wajar akan lebih baik bila anda tak perlu melewati fase purging. Mitos yang juga sering kita dengar purging terjadi sebagai proses detoksifikasi racun dari kulit. Kalimat ini kurang tepat pengeluaran racun dari kulit hanya lewat keringat. Detoksifikasi tubuh kita yang utama dilakukan oleh ginjal dan hati.

Mitos yang paling sering merugikan adalah bahwa purging harus dilalui sampai reda dengan sendirinya. Memang benar proses purging akan reda dengan sendirinya, tapi ada toleransi waktunya. Bila jerawat masih mengganggu lewat dari 8 minggu, stop skincare anda dan konsultasikan lebih lanjut pada ahlinya karena kemungkinan besar ini bukan purging tapi breakout. Jerawat karena breakout terjadi akibat tidak cocok dengan komponen yang ada dalam skincare tersebut. Bila skincare tetap dipakai, jerawat akan sulit diobati. Anda mengalami masalah saat mencoba skincare baru, tak perlu panik, ikuti skincare tips diatas.

Baca juga: Perawatan Wajah Ibu Hamil dengan Bahan Alami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *