Sesak Nafas Pada Anak Yang Harus Diwaspadai
Sesak Napas

Sesak Nafas Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Kenali Penyebab Sesak Nafas

Sesak nafas pada anak tak bisa dianggap remeh karena bisa jadi merupakan tanda gangguan yang serius pada tubuh anak. Bila anda memiliki anak berusia < 2 tahun, andalah yang perlu aktif mengamati dan mencari tahu apakah anak anda mengalami gejala sesak atau tidak sebab mereka belum bisa mengutaraka keluhan yang dirasakannya dengan baik.

Sesak adalah kondisi dimana tubuh tidak cukup mendapat oksigen. Itu sebabnya kita akan merasa sesak saat pergi ke dataran tinggi yang kandungan oksigennya lebih sedikit. Jantung dan paru-paru adalah dua organ yang paling berperan untuk mengambil oksigen dari udara dan menyampaikannya ke seluruh tubuh. Bila ada gangguan pada jantung, paru-paru, atau bisa juga pada keduanya sesak nafas akan muncul. Bisa jadi juga ada penyebab lain seperti pada kondisi sesak nafas pada seorang ibu yang hamil.

Penyebab tersering sesak nafas pada bayi atau anak adalah dari faktor paru-paru. Berikut ini adalah penyakit yang perlu anda ketahui sebagai penyebab sesak nafas pada usia anak-anak:

  • Reaksi Anafilaksis

Kondisi ini akibat reaksi alergi yang berat. Biasanya dipicu oleh alergi makanan seperti gandum, susu, seafood, atau telur.

  • Bronkiolitis

Penyakit ini disebabkan adanya infeksi pada bronkiolus (saluran nafas yang ada di dalam paru-paru). Gejala awalnya batuk, pilek, dan disertai demam mirip seperti infeksi saluran nafas yang lain. Lalu mulai muncul sesak nafas yang makin lama makin menjadi.

  • Pneumonia

Definisi pneumonia adalah radang pada jaringan paru-paru. Jangan anggap remeh saat anak anda batuk pilek karena infeksi pada tenggorokan dapat meluas ke jaringan paru-paru. Pneumonia adalah salah satu penyakit pada anak yang sering memerlukan perawatan di Rumah Sakit.

  • Asma

Sebagian besar juga karena anak alergi terhadap sesuatu seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, kecoa, atau perubahan cuaca. Merupakan penyebab sesak napas yang sering kambuh. Agar tak sering kambuh orang tua harus mengamati pemicu asma pada anak dan berusaha menjaga agar anak tak terpapar dengan alergen (zat yang memicu reaksi alergi)

Tanda Bahaya Sesak Nafas Pada Anak

Sesak Nafas Pada Anak Yang Harus Diwaspadai
Sesak Nafas Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Ini adalah bagian yang sangat penting selaku orang tua. Mengapa? Bekal informasi yang tepat akan memandu orang tua untuk mengambil tindakan yang tepat saat anaknya sesak. Sesak nafas yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengancam nyawa. Bila anak anda mengalami kesulitan saat bernafas idealnya segera bawa ke Rumah Sakit, terutama bila anda mendapati tanda-tanda bahaya sebagai berikut:

  • Tarikan pada otot-otot pernafasan

Buka baju anak, dan lihat area dada dan leher. Bila otot dada dan leher tampak tertarik saat anak bernafas, berarti keluhan sesak pada anak anda cukup serius. Pada bayi dapat juga anda lihat cuping hidung kembang kempis saat bernafas. Segera bawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan segera.

  • Suara nafas tambahan

Suara ngik-ngik, sura serak, atau suara yang mirip seperti orang sedang ‘ngorok’ adalah tanda adanya hambatan pada saluran nafas sehingga aliran udara tidak bisa bebas keluar masuk.

  • Gelisah

Anak tampak gelisah, wajah tampak kelelahan dalam usahanya menarik nafas, dan keringat terus menerus keluar.

  • Anak tampak biru

Warna kebiruan biasanya nampak pada bibir dan ujung-ujung jari. Bila tak segera diberikan pertolongan kesadaran anak akan menurun, mengalami kejang, dan mengancam jiwa.

Ingat keluhan sesak bisa jadi suatu kondisi yang serius, terutam pada anak-anak. Agar dapat bertindak dengan cepat dan tepat, sebagai orang tua wajib mengetahui gejala dan tanda bahaya sesak nafas pada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *