Sesak Nafas Pada Anak - Apa Penyebabnya
Sesak Napas

Sesak Nafas Pada Anak – Apa Penyebabnya

Gejala Sesak Nafas Pada Anak

Sesak nafas pada anak perlu diwaspadai oleh para orang tua karena anak umumnya belum bisa mengungkapkan gejala penyakit yang dialaminya, khususnya pada bayi dan anak yang belum bisa berbicara. Padahal cukup banyak masalah kesehatan yang serius ditandai dengan sesak seperti halnya sesak nafas karena maag. Untuk itu sebagai orang tua kita harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk mendeteksi adanya gangguan pernafasan pada anak kita.

Saat bernafas tubuh menyerap oksigen dari udara untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan melepas karbon dioksida sebagai sampah dari proses metabolisme di dalam tubuh. Sesak nafas menandakan ketidakmampuan tubuh anak untuk memenuhi kebutuhan oksigennya. Berikut ini adalah gejala sesak napas yang perlu diperhatikan oleh para orang tua:

  • Frekuensi nafas yang cepat

Hitung frekuensi nafas anak anda dalam 1 menit. Frekuensi nafas normal pada anak berbeda-beda tergantung usianya. Sesak nafas pada bayi bila frekuensinya > 60x/menit. Waspadai bila nafas anak usia 1-3 tahun > 40x/menit, usia 3-6 tahun >34x/menit, usia 6-12 tahun >30/menit, dan usia 12-18 tahun > 20x/menit.

  • Ada suara nafas tambahan

Perhatikan suara nafas anak. Saat sesak bisa muncul suara mengi (ngik-ngik), serak, atau suara seperti orang ngorok.

  • Tarikan pada otot-otot pernafasan

Pada anak-anak perhatikan juga leher dan dada. Waspadai bila terdapat tarikan atau tampak cekung pada leher atau tulang rusuk.

Sesak Nafas Pada Anak - Apa Penyebabnya
Sesak Nafas Pada Anak – Apa Penyebabnya

Secara umum sistem pernafasan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu atas dan bawah. Saluran nafas bagian atas terdiri dari hidung, mulut, dan tenggorokan. Sedangkan bagian bawah mulai dari bronkus sampai paru-paru. Biasanya gangguan pada saluran nafas bagian bawahlah yang sering membuat sesak. Berikut ini adalah penyakit yang kerap menimbulkan sesak nafas pada anak:

  • Asma

Terjadi akibat peradangan dan penyempitan pada saluran nafas. Gejala khasnya adalah mengi saat anak bernafas. Seringkali dipicu oleh zat tertentu seperti debu, serbuk sari, makanan, cuaca dingin, asap, dan lain-lain. Faktor pemicu ini yang harus dikenali dan dihindari. Konsultasi dengan dokter mengenai terapi yang dapat digunakan sewaktu-waktu saat asma anak anda kambuh.

  • Bronkiolitis

Merupakan radang pada saluran nafas dalam paru-paru (bronkiolus), biasanya karena virus. Gejalanya batuk, pilek, demam namun disertai sesak nafas yang makin menjadi. Pada kasus ringan dapat dirawat di rumah, minum obat sesuai anjuran, istirahat, dan menjaga asupan makanan dan minuman. Pada kasus sesak yang cukup serius disarankan rawat inap agar mendapat penanganan secara intensif.

  • Pneumonia

Pneumonia adalah radang pada paru-paru, biasanya diawali infeksi pada saluran nafas bagian atas (tenggorokan) yang meluas ke paru-paru. Penyebabnya bisa virus, bakteri, jamur, atau parasit. Gejalanya batuk, pilek, demam tinggi (bisa sampai menggigil), dan sesak nafas. Gejala lain yang bisa nampak anak kelihatan lesu, muntah, dan nafsu makan menurun. Umumnya anak disarankan rawat inap agar mendapat terapi intensif termasuk oksigen.

  • Reaksi Anafilaksis

Reaksi anafilaksis adalah reaksi alergi yang hebat yang harus diwaspadai. Gejalanya sesak nafas yang mendadak dan hebat, nafas berbunyi, bisa disertai mual/muntah, kulit terasa gatal atau bengkak. Gejala ini terjadi setelah mengkonsumsi makanan tertentu seperti susu, seafood, telur, kedelai, atau gandum. Segera bawa anak ke rumah sakit, karena bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat dapat membahayakan nyawa.

Sebagai orang tua, terutama bila memiliki anak usia < 2 tahun harus selalu waspada bila anak mengalami gangguan pada saluran nafas semisal batuk atau pilek. Perhatikan apakah anak anda juga mengalami sesak napas atau tidak. Dengan bekal ilmu yang tepat anda akan dapat bertindak dengan benar pada kasus sesak nafas pada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *