Sesak Nafas Karena Maag - Bagaimana Prosesnya
Sesak Napas

Sesak Nafas Karena Maag – Bagaimana Prosesnya

Penyebab Sesak Nafas

Sesak nafas karena maag seringkali membingungkan dan membuat khawatir. Ada yang panik karena  khawatir paru-paru atau jantungnya bermasalah, namun ternyata asam lambungnya naik dan membuat sesak. Namun tak jarang kita dengar ada yang mengeluh “masuk angin” tiba-tiba tak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dengan dugaan telah mengalami serangan jantung.

Keluhan sesak memang tak bisa dianggap remeh. Banyak penyakit yang serius dapat menimbulkan gejala sesak nafas. Secara medis kondisi sesak napas terjadi saat tubuh tidak mampu memenuhi kebutuhan oksigennya. Ini sebabnya seseorang yang mengalami sesak akan merasa lega bila diberikan bantuan oksigen. Organ tubuh yang memegang peran utama dalam proses menyerap oksigen dari udara dan kemudian menyampaikan ke seluruh tubuh adalah paru-paru dan jantung. Oleh karena itu sesak nafas karena jantung atau paru-paru adalah penyebab tersering sesak napas.

Sesak nafas tidak selalu menunjukkan ada masalah dalam tubuh kita. Sesak bisa saja merupakan hal yang wajar seperti sesak nafas saat hamil, saat berolahraga, atau saat berada di daerah yang kadar oksigennya rendah seperti di puncak gunung. Selain masalah pada jantung dan paru-paru kondisi anemia atau kekurangan sel darah merah juga dapat memicu sesak.

Proses Terjadinya Sesak Nafas Karena Maag

Sesak Nafas Karena Maag - Bagaimana Prosesnya
Sesak Nafas Karena Maag – Bagaimana Prosesnya

Sesak nafas akibat asam lambung atau yang juga biasa disebut sakit maag, terjadi pada kondisi yang secara medis disebut GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease). Di pertemuan esofagus (kerongkongan) dan lambung terdapat klep berupa jaringan otot yang membuka saat makanan akan masuk lambung lalu menutup  sesudah makanan ada di dalam lambung.

Pada sebagian orang otot ini tidak berfungsi dengan baik sehingga tak dapat membuka dan menutup secara sempurna akibatnya cairan asan lambung yang seharusnya tetap berada di dalam lambung naik ke kerongkongan. Keluhan yang dirasakan antara lain perut terasa penuh, banyak gas, dada bagian tengah terasa nyeri atau panas seperti terbakar. Sebagian penderita sesak nafas setelah makan terutama bila makanan yang dikonsumsi jumlahnya cukup banyak.

Asam lambung yang naik melalui kerongkongan dapat masuk ke saluran nafas. Pada saluran nafas terdapat sistem refleks yang akan menyempit atau muncul batuk bila terdapat benda asing yang masuk ke dalamnya. Demikian juga yang terjadi saat ada asam lambung yang masuk ke sana. Penderitanya akan mengeluh sesak karena saluran nafas yang menyempit. Bila kondisi naiknya asam lambung ini terjadi terus menerus dapat memicu radang dan menimbulkan gejala seperti asma yaitu batuk-batuk yang disertai mengi (nafas yang berbunyi ngik-ngik).

Bagaimana Mengatasi Sesak Nafas Akibat Asam Lambung?

Bila dari gejala dan hasil pemeriksaan, dokter telah dapat menyimpulkan bahwa sesak napas yang anda alami akibat GERD maka selain terapi untuk meringankan keluhan sesaknya juga perlu terapi untuk mengontrol kadar asam lambung. Tak hanya dengan mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter, namun yang tak kalah pentingnya mengontrol faktor-faktor yang dapat memicu naiknya kadar asam lambung.

Pola makan yang teratur, makan dalam porsi kecil namun sering adalah salah satu cara mencegah GERD. Beberapa jenis makanan tertentu seperti yang mengandung alkohol, pedas, asam atau yang mengandung banyak lemak/minyak sebaiknya dihindari. Makan malam yang terlalu dekat dekan waktu tidur juga meningkatkan resiko terjadinya GERD. Jangan lupa bahwa kondisi stress juga dapat memicu naiknya asam lambung. Dengan pengelolaan yang tepat anda dapat terhindar dari sesak nafas karena maag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *