Rheumatoid Arthritis - Penyakit Rematik Segala Usia
Rematik

Rheumatoid Arthritis – Penyakit Rematik Segala Usia

Mengenal Rematik Jenis Rheumatoid Arthritis

Penyakit rematik banyak sekali ragamnya termasuk rheumatoid arthritis atau disebut juga rematik artritis. Tahukah anda bahwa para ahli telah membuat daftar dimana ada > 100 jenis penyakit yang tergolong dalam rematik? Hal ini bisa dimengerti karena ciri-ciri penyakit rematik adalah nyeri pada otot dan persendian. Jadi seluruh penyakit yang dapat memicu peradangan pada sendi dan otot termasuk rematik.

Dari ratusan jenis penyakit rematik, ada beberapa jenis penyakit yang sering kita jumpai, salah satunya adalah rheumatoid arthritis atau disebut juga rematik artritis. Penyakit ini termasuk jenis autoimun dimana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh justru menyerang tubuhnya sendiri dalam hal ini terutama persendian. Penyakit ini tak hanya menyerang lansia, namun juga bisa menyerang kelompok usia yang lain dewasa, remaja, bahkan anak-anak.

Ada beberapa faktor risiko terjadinya Rheumatoid Arthritis (RA) yaitu wanita risikonya 2-3 kali lebih tinggi daripada laki-laki, sering terjadi pada usia 20-40 tahun, dan riwayat penyakit yang sama pada kerabat juga meningkatkan risiko anda mengalami kondisi yang sama.

Ciri-Ciri Rematik Jenis Rheumatoid Arthritis

Para ahli telah menemukan bahwa RA timbul karena reaksi autoimun dimana kekebalan tubuh berbalik menyerang persendian. Sistem imun membentuk lapisan sel tipis yang disebut synovium yang menutupi persendian sehingga timbul peradangan. Synovium juga mengeluarkan zat yang dapat merusak sendi. Gejala yang dirasakan penderita RA adalah:

  1. Gejala utama adalah nyeri dan kaku pada sendi. Keluhan memburuk di pagi hari atau duduk terlalu lama. Rasa kaku dan nyeri dirasakan cukup lama yaitu > 30 menit. 
  2. Sendi yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Umumnya simetris artinya mengenai kedua tangan dan kaki.
  3. Sendi yang radang bengkak, kemerahan, dan terasa hangat saat disentuh.
  4. Badan terasa lemah dan tidak bertenaga
  5. Nafsu makan turun
  6. Bisa disertai demam
  7. Bila tidak ditangani dengan tepat dapat mengakibatkan kerusakan pada sendi

Bagaimana Mengatasi Gejala Arthritis Rheumatoid

Rheumatoid Arthritis - Penyakit Rematik Segala Usia
Rheumatoid Arthritis – Penyakit Rematik Segala Usia

Mengingat terapi untuk menyembuhkan penyakit autoimun seperti RA belum ada, maka terapi pada penyakit ini bertujuan meredakan keluhan nyeri sendi agar penderita dapat kembali beraktifitas, serta mencegah kerusakan sendi. Berikut ini adalah terapi yang dapat dilakukan:

  • Terapi obat-obatan yang berfungsi mengurang nyeri dan peradangan seperti golongan NSAID (Non Steroid Anti Inflamatory Drug) atau DMARDs (Disease-Modifying Antirheumatic Drugs). Contoh NSAID adalah ibuprofen/naproxen, sedangkan obat golongan DMARDs seperti methotrexate, hydroxychloroquine, atau sulfasalazine.
  • Fisioterapi yang bertujuan mengurangi kekakuan sendi dan mencegah kerusakan sendi.
  • Bilamana telah terjadi komplikasi berupa kerusakan sendi, dokter bisa menyarankan tindakan operasi untuk memperbaiki fungsi sendi. Jenis operasi yang dilakukan bisa berupa:
  • Total joint replacement : sendi yang rusak diambil dan diganti dengan alat buatan dari bahan plastik atau logam.
  • Tendon repair : tendon yang longgar atau robek diperbaiki
  • Fusi sendi : dilakukan bila 2 jenis tindakan di atas tidak dapat dilakukan. Fusi sendi adalah operasi penyatuan sendi sehingga sendi dapat stabil atau lurus kembali.
  • Perawatan yang dilakukan di rumah;
  • Selain menjalani terapi yang dianjurkan dokter ada beberapa hal yang harus dilakukan penderita untuk mengurangi gejala rematik yaitu:
  1. Jaga berat badan tetap ideal
  2. Perbanyak asupan buah dan sayur, serta kurangi konsumsi makanan yang tinggi gula atau lemak
  3. Hindari stress dan jangan mengkonsumsi minuman beralkohol
  4. Olah raga teratur, konsultasikan jenis olahraga yang tepat pada dokter anda

Waspadai bila anda mengalami nyeri dan kaku sendi di pagi hari > 30 menit dan berlangsung > 6 bulan. Segera konsultasi pada dokter yang kompeten untuk mencari penyebab penyakit rematik anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *