Perbedaan Rematik Dan Asam Urat
Rematik

Perbedaan Rematik Dan Asam Urat

Mengenal Rematik dan Asam Urat

Perbedaan rematik dan asam urat sebenarnya telah cukup sering disampaikan. Namun anggapan masyarakat yang terlanjur mengakar kadang sulit diubah begitu saja. Banyak kalangan yang berpendapat rematik dan asam urat itu hal yang sama. Tak sedikit pasien yang datang berobat, menyampaikan bahwa dirinya sakit asam urat. Anda mungkin sudah sering melihat iklan yang bertajuk jamu asam urat atau ramuan asam urat.

Mari kita mengenal lebih jauh tentang istilah rematik dan asam urat. Rematik adalah jenis penyakit yang memiliki keluhan utama nyeri otot dan sendi. Sementara asam urat adalah zat yang dihasilkan dari metabolisme protein di dalam tubuh kita. Asam urat dalam jumlah sedikit juga berperan sebagai antioksidan dan dibutuhkan dalam proses regenerasi sel tubuh.

Sisa asam urat yang berlebihan akan dibuang melalui ginjal (sekitar 2/3 bagian) dan saluran pencernaan (sekitar 1/3 bagian). Namun bila kadarnya dalam darah berlebih sementara proses pembuangannya terhambat maka asam urat akan mengendap pada sendi dalam bentuk kristal yang menimbulkan peradangan.

Gejala rematik yang dipicu oleh asam urat adalah nyeri hebat yang muncul mendadak. Persendian yang terkena biasanya ibu jari atau pergelangan kaki. Sendi yang radang akan bengkak, memerah, terasa lunak dan nyeri saat ditekan.

Apa Penyebab Rematik Asam Urat?

Perbedaan Rematik Dan Asam Urat
Perbedaan Rematik Dan Asam Urat

Gout arthritis atau rematik yang disebabkan oleh asam urat dapat terjadi bila pembentukan asam urat dalam tubuh terlalu banyak, terganggunya proses pembuangan asam urat, atau gabungan dari kedua hal tersebut. Hal yang memicu tingginya produksi asam urat dalam tubuh adalah:

  • Konsumsi makanan yang tinggi protein/purin

Sebagaimana kita ketahui asam urat dihasilkan dari metabolisme purin. Bila ada banyak purin dalam makanan kita maka asam urat yang terbentuk juga meningkat. Berikut ini adalah makanan penyebab rematik asam urat: kaldu, ikan hering, ikan sarden, jerohan, daging, kacang-kacangan, dan melinjo.

  • Kegemukan atau obesitas

Kondisi berat bada berlebih dapat memicu pembentukan asam urat lebih banyak

  • Aktifitas/Olahraga yang berlebihan

Aktifitas yang berlebihan atau melelahkan akan membuat timbunan asam laktat yang juga berpengaruh pada peningkatan kadar asam urat dalam darah.

  • Kondisi medis tertentu

Terdapat penyakit bawaan dimana enzim yang berperan dalam produksi asam urat bekerja terlalu aktif, sehingga kadar asam urat meningkat.

Selain produksi yang berlebihan kadar asam urat juga dapat melambung bila mekanisme pembuangan asam urat dari dalam tubuh terganggu. Berikut ini adalah hal-hal yang menhambat pembuangan asam urat:

  • Kurang minum air putih

Dapat mengganggu proses pembuangan asam urat melalui ginjal

  • Penyakit kronis

Penyakit kronis seperti kencing manis (diabetes), tekanan darah tinggi (hipertensi), atau penyakit jantung seringkali mempengaruhi fungsi ginjal sehingga pembuangan asam urat tidak berjalan dengan efektif

  • Konsumsi minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol juga dapat mengganggu kerja ginjal dalam mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh.

  • Kondisi medis tertentu

Terdapat kelainan bawaan dimana tubuh kekurangan enzim yang bertugas memecah asam urat. Akhir terjadi penumpukan asam urat dalam tubuh karena terhambatnya mekanisme pembuangan.

Sudah tidak bingung lagi khan apa itu asam urat dan kaitannya dengan rematik. Bila persendian anda terasa nyeri atau badan pegal-pegal jangan buru-buru menudingnya sebagai asam urat. Perhatikan lokasi dan gejala yang tampak pada sendi yang mengalami radang. Bilamana perlu lakukan check kadar asam urat dalam darah anda. Semoga artikel rematik dan asam urat ini dapat membantu menjelaskan perbedaan asam urat dan rematik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *