Gejala Rematik yang Perlu Diketahui
Rematik

Gejala Rematik yang Perlu Diketahui

Apa Gejala Rematik Yang Utama?

Gejala rematik yang paling penting adalah nyeri pada otot dan persendian. Hal ini sesuai dengan definisi medisnya dimana rematik adalah penyakit yang ditandai oleh keluhan nyeri otot dan persendian akibat adanya pembengkakan atau peradangan pada sendi tersebut. Bila dilihat dari definisi tersebut dapat dipahami bahwa penyebab rematik sangat banyak karena semua penyakit yang menyebabkan peradangan atau pembengkakan pada persendian tergolong dalam rematik.

Dalam dunia medis terdapat lebih dari 100 macam penyakit rematik. Keluhan nyeri bisa menjangkiti semua persendian kita hanya setiap jenis rematik biasanya memiliki ciri-ciri khusus sendi bagian mana yang sering terkena. Penyakit ini juga tidak hanya menyerang kelompok lansia. Beberapa jenis rematik justru lebih banyak menyerang di usia muda.

Ciri-Ciri Rematik Yang Sering Dijumpai

Gejala Rematik yang Perlu Diketahui
Gejala Rematik yang Perlu Diketahui

Dari sekian banyak jenis rematik, ada beberapa jenis yang sering kita jumpai kasusnya dalam kehidupan sehari-hari. Kita perlu memahami gejala rematik tersebut agar dapat mengantisipasi dengan tepat. Berikut ini lima jenis rematik yang banyak terjadi di masyarakat.

  • Gout arthritis / Rematik asam urat

Sesuai dengan namanya, keluhan peradangan dan pembengkakan pada sendi disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Begitu populernya penyakit ini di masyarakat, tak jarang orang menganggap gejala rematik dan asam urat adalah identik. Padahal asam urat hanya salah satu faktor pemicu rematik. Keluhan nyerinya muncul mendadak, biasanya mengenai sendi ibu jari dan pergelangan kaki. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan kadar asam urat dalam darah.

  • Osteoarthritis

Dikenal juga sebagai rematik pada lansia karena proses penuaan merupakan faktor utama untuk rematik jenis ini. Rasa nyeri bisa mengenai semua sendi namun yang tersering adalah pinggang, lutut, kaki, dan jari. Keluhan nyeri membuat gerakan penderita terbatas dan bila berlangsung lama dapat berakibat kerusakan pada komponen tulang rawan sendi. Dalam pemeriksaan tidak didapatkan penyebab lain seperti infeksi atau kadar asam urat yang tinggi. Sementara hasil Rontgen pada sendi yang nyeri dapat dijumpai osteofit atau tonjolan kecil pada tulang yang berbentuk seperti taji.

  • Rheumatoid Arthritis

Disebabkan oleh kelainan pada sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang sendinya sendiri. Terjadi peradangan aktif pada sendi sehingga sendi tampak bengkak, merah dan panas, pada pagi hari sendi terasa kaku. Untuk memastikan dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium faktor rheumatoid.

  • Ankylosing Spondylitis

Selain asam urat, penyakit ini adalah penyebab rematik di usia muda. Umumnya menyerang pria usia remaja sampai 30 tahun. Gejalanya berupa rematik tulang belakang yang kronis terutama pada punggung yang terasa kaku saat berdiri atau istirahat. Saat aktifitas nyeri dan kaku mereda. Bila tidak ditangani dengan tepat penderita akan sulit membungkuk karena tulang punggungnya makin kaku.

  • SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

Penyakit ini tidak hanya menyerang sendi, namun karena keluhan nyeri otot dan sendi termasuk yang sering dirasakan seperti pada artikel gejala rematik akibat SLE penyakit ini digolongkan juga dalam penyakit rematik. Penyebab pastinya belum jelas. Pada SLE kekebalan tubuh berubah menyimpang dan menyerang tubuhnya sendiri sehingga terjadi proses peradangan di seluruh jaringan tubuh. Ciri khas SLE adalah ruam kemerahan pada pipi kanan dan kiri yang simetris dan mirip sayap kupu-kupu.

Ternyata gejala rematik sangat beragam tergantung dari penyebabnya. Sudah saatnya kita tidak menganggap remeh keluhan nyeri otot dan sendi terutama bila terjadi secara berulang atau terus menerus. Temui dokter anda untuk mengevaluasi lebih lanjut penyebab pasti dari gejala rematik yang anda rasakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *