Ciri-Ciri Rematik Osteoarthritis
Rematik

Ciri-Ciri Rematik Osteoarthritis

Mengenal Ciri-Ciri Rematik Osteoarthritis

Ciri-ciri rematik osteoarthritis adalah nyeri pada otot dan sendi akibat peradangan. Banyak orang yang menyamakan rematik dengan asam urat. Disini kita perlu memahami perbedaan asam urat dan rematik. Istilah rematik ditujukan pada semua penyakit yang memiliki gejala nyeri otot dan sendi akibat adanya proses peradangan. Menurut para ahli ada > 100 jenis penyakit yang termasuk rematik. Sementara asam urat adalah hasil akhir metabolisme protein yang bila kadarnya dalam darah berlebihan akan mengendap di sendi dan menimbulkan peradangan dan nyeri. Secara singkat dapat dikatakan bahwa asam urat hanyalah salah satu pemicu dari rematik.

Dari sekian banyak jenis penyakit rematik, terdapat beberapa penyakit yang banyak dijumpai di masyarakat, termasuk juga gout arthritis atau rematik yang dipicu oleh kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh. Jenis rematik lain yang sering terjadi adalah osteoarthritis, rheumatoid arthritis, rematik ankylosing spondilitis atau penyakit rematik di usia muda, dan rematik akibat SLE (Systemic Lupus Erythematosus). Masing-masing penyakit memiliki ciri khas terkait lokasi sendi yang terserang dan gejala lain yang menyertai. Dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan tambahan untuk memastikan jenis rematik pada pasien.

Apa Gejala Rematik Akibat Osteoarthritis?

Ciri-Ciri Rematik Osteoarthritis
Ciri-Ciri Rematik Osteoarthritis

Kali ini mari kita membahas lebih detail mengenai osteoarthritis, salah satu jenis rematik yang banyak dijumpai kasusnya di masyarakat. Osteoarthritis sering juga disebut juga rematik pada lansia atau pengapuran. Rematik ini memang tergolong penyakit degeneratif dimana jumlah penderitanya cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

Umumnya proses pengapuran atau menipisnya jaringan tulang rawan pada sendi biasanya rterjadi di usia sekitar 40 tahun. Proses ini bisa kita cegah dengan melakukan pola hidup sehat sedini mungkin atau di usia muda agar kesehatan sendi tetap terjaga. Berat badan yang berlebih juga erat kaitannya dengan timbulnya osteoarthritis.

Gejala yang timbul adalah nyeri sendi yang dapat berakibat pada terbatasnya gerakan sendi. Bisa mengenai seluruh persendian pada tubuh namun yang terbanyak adalah pada pinggang, lutut, kaki, leher, dan jari. Sendi yang terserang terasa hangat bila disentuh, bengkak, dan kaku. Bila mengenai persendian pinggang sampai kaki yang terkena akan menimbulkan nyeri saat berjalan. Selain pada sendi osteoarthritis juga menyebabkan kekuatan otot melemah.

Rangkaian gejala ini akan membuat penderitanya sulit melakukan aktifitas sehari-hari seperti membungkuk, duduk, memakai pakaian, atau menggenggam benda. Keluhannya juga bisa kambuh atau makin berat bila cuaca dingin. Ini adalah ciri-ciri rematik osteoarthritis yang banyak dikeluhkan.

Bagaimana Mendiagnosa Osteoarthritis?

Dokter akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan guna mengumpulkan ada keluhan nyeri otot dan sendi yang dirasakan penderita. Selain data keluhan dan hasil pemeriksaan fisik, dokter juga akan menganjurkan pemeriksaan tambahan untuk memastikan diagnosa osteoarthritis seperti:

  1. Tes darah untuk menyingkirkan penyakit rematik yang lain seperti kadar asam urat atau pemeriksaan terkait rheumatoid arthritis atau SLE.
  2. X-ray pada sendi yang nyeri. Pada hasil X-ray akan tampak bentukan seperti taji (osteofit) yang merupakan pemicu radang dan nyeri sendi.
  3. Pemeriksaan cairan sendi untuk menyingkirkan rematik akibat infeksi atau kristal asam urat.
  4. MRI, bilamana diperlukan data jaringan lunak, tulang rawan sendi, dan struktur-struktur lain pada persendian yang nyeri.

Bila diagnosa osteosrthritis telah dapat dipastikan, dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan untuk meredakan peradangan dan nyeri pada sendi sehingga penderita dapat melakukan aktifitasnya sehari-hari. Fisioterapi juga dapat membantu mengatasi kekakuan sendi dan memperkuat otot. Kompres dingin dan panas secara bergantian juga dapat membantu mengurangi nyeri dan kaku sendi. Agar dapat segera mendapat penanganan yang tepat kita sebaiknya mewaspadai gejala yang menjadi ciri-ciri rematik osteoarthritis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *